Toyota Motor Manufacturing Indonesia

10 May 2020

Penanganan COVID-19 di Toyota Indonesia

Selama masa penerapan PSBB, Toyota Indonesia menetapkan kebijakan bekerja di rumah untuk karyawan dan juga menghentikan sementara kegiatan produksi selama 2 minggu di bulan April 2020. Untuk memenuhi layanan dan komitmen ekspor, sejak tanggal 27 April 2020 beberapa fungsi di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mulai beroperasi dengan pengaturan 1 shift, sesuai izin yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian. 

Bagi Toyota, keselamatan dan kesehatan karyawan serta seluruh pemangku kepentingan terkait merupakan hal yang utama, karenanya kami menerapkan kebijakan dan aktivitas yang memenuhi protokol kesehatan dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan daerah serta melakukan pemeriksaan kesehatan untuk semua karyawan yang hadir di area kerja setelah penghentian kegiatan produksi selama 2 minggu.

Walaupun tidak menampakkan gejala (OTG – Orang Tanpa Gejala), seorang karyawan laki-laki berusia 30-an yang bekerja sebagai pegawai kantor (non-produksi) di Pabrik Sunter TMMIN yang terletak di Jakarta Utara terindikasi COVID-19 dari hasil pemeriksaan kesehatan. Karyawan tersebut kemudian menjalani tes PCR (Polymerase Chain Reaction) atau biasa disebut swab test untuk virus corona dan pada 9 Mei 2020 telah didiagnosa positif COVID-19. Sebelumnya karyawan tersebut melaksanakan work from home selama 2 minggu dan sudah tidak melakukan aktivitas pekerjaan sejak terindikasi dalam pemeriksaan kesehatan. Saat ini karyawan terkonfirmasi positif COVID-19 dalam kondisi baik akan tetapi tetap menjalankan prosedur diisolasi di rumah sakit dan menerima penanganan medis. 

Sesuai prosedur dan sebagai pencegahan, kami dengan segera melaksanakan protokol kesehatan seperti deep cleaning, trace & test, serta protokol kesehatan lainnya. 

Seluruh aktivitas manufaktur dan penjualan kami tidak terdampak dengan dugaan dan diagnosa COVID-19 ini. Kami menjamin keamanan seluruh produk dan jasa layanan Toyota. 

Sesuai rencana perusahaan didasarkan pada berbagai pertimbangan termasuk stok untuk pasar sudah tercukupi dan libur Idul Fitri, TMMIN melakukan penghentian sementara kegiatan operasional produksi sejak 11 Mei 2020 hingga 1 Juni 2020 yang telah diumumkan secara terpisah. 

“Kami terus melaksanakan aktivitas pencegahan penyebaran dan infeksi COVID-19 di setiap tahap produksi dan penjualan mobil Toyota Indonesia bahkan hingga ke pelanggan melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat dan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan karyawan di bidang kesehatan,” ujar Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azam. (*)


RELATED NEWS