Toyota Motor Manufacturing Indonesia

11 November 2020

Optimisme Industri Otomotif Dalam Indonesia Virtual Trade Expo Ke-35

Automotive Industry Optimism in the 35th Indonesia Virtual Trade Expo

Di tengah tantangan pandemi yang berdampak pada berbagai kegiatan industri, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) tetap turut andil dalam ajang Indonesia Virtual Trade Expo ke-35 bertemakan “Sustainable Trade in the Digital Era” yang pada tahun ini diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan RI dengan konsep pameran & konvensi virtual.

“Kami berharap kehadiran TMMIN dalam ajang Indonesia Virtual Trade Expo ke-35 dapat menggali berbagai potensi produk dan pasar ekspor baru demi memperluas destinasi ekspor Toyota Indonesia yang sebelumnya sudah mencapai lebih dari 80 negara. Untuk TMMIN sendiri, pencapaian bulan Oktober 2020 memperlihatkan kondisi pasar ekspor sudah pulih ke level 75% dibandingkan pencapaian sebelum pandemi COVID-19 sementara domestik masih di level 50%. Untuk angka Januari hingga Oktober 2020, pasar ekspor mencatatkan level 65% dibandingkan periode yang sama di 2019, sementara domestik ada di level 45%. Tren positif ekspor ini didorong oleh pulihnya harga minyak yang berpengaruh terhadap ekonomi negara tujuan ekspor di Timur Tengah serta kondisi logistik di rantai pasok global yang semakin membaik,” ujar Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN.

Angka ekspor Toyota Indonesia sejak Januari hingga Oktober 2020 untuk kendaraan utuh (Completely Built Up/CBU) bermerek Toyota mencapai 109,800 unit. Ekspor kendaraan terurai (Completely Knock Down/CKD) Toyota sebanyak 29.870 unit, mesin utuh tipe TR dan NR baik yang berbasis bahan bakar maupun etanol sebanyak 77.700 unit serta komponen kendaraan bahan bakar bensin maupun etanol sebanyak 56 juta buah. 

Pada tahun 2019 lalu, ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota berhasil mencatatkan rekor tertinggi sepanjang 33 tahun sejak ekspor kendaraan perdana di tahun 1987. Perolehan ekspor di tahun 2019 sebesar 208.000 unit dapat dicapai salah satunya melalui kinerja ekspor Toyota ke negara Vietnam yang kembali normal berkat dukungan Pemerintah Indonesia setelah sempat terhambat akibat regulasi baru yang diterapkan di negara tersebut.

Dalam pameran Virtual Trade Expo ke-35, TMMIN menampilkan produk kendaraan konversi yang memiliki beragam fitur diantaranya Innova Ambulance, Sienta Welcab, Fortuner Cash Carrier, serta produk-produk asesoris maupun dies dan jigs. Dalam pengembangan produk konversi, TMMIN turut serta menghadirkan kontribusi rantai pasok lokal dengan melakukan transfer pengetahuan dan teknologi. Contohnya pada Sienta Welcab, TMMIN bekerjasama dengan tier 1 TMMIN, PT. Sugity Creatives, serta PT. Bonecom Tricom Indonesia (BTI) & PT. Yogya Presisi Teknikatama Industri (YPTI) yang merupakan tier 2 TMMIN. 

“Representasi kapabilitas rantai pasok lokal kami tampilkan dalam jajaran kendaraan konversi berkualitas global unggulan TMMIN. Kami meyakini bahwa eskalasi kemampuan semua rantai pasok lokal menjadi kunci dalam menggapai industri otomotif nasional yang kompetitif,” pungkas Bob Azam.


RELATED NEWS