Toyota Motor Manufacturing Indonesia

29 October 2018

Raih Penghargaan Ekspor “Primaniyarta” ke-9

Winning the 9th

Toyota Mantapkan Posisi Sebagai Jembatan Industri Lokal ke Pasar Global

Jakarta – PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) untuk ke-9 kalinya, kembali menerima Primaniyarta Award 2018, penghargaan tertinggi di bidang ekspor dari Pemerintah Indonesia untuk kategori Eksportir Berkinerja. Perolehan ini merupakan buah dari sinergi antara upaya konsisten seluruh karyawan serta rantai pasok Toyota dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing sebagai pelaku industri otomotif, yang didukung penuh oleh kebijakan pemerintah yang kondusif dalam mendorong pertumbuhan ekspor produk industri manufaktur, termasuk industri otomotif. Penghargaan Primaniyarta ini diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo yang didampingi oleh Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita kepada Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono dalam acara pembukaan Trade Expo 2018 yang berlokasi di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai, Tangerang, Rabu (24/10).

“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada TMMIN sebagai perusahaan berkinerja di bidang ekspor. Capaian ini tentunya menjadi pemicu semangat kami untuk bisa memberikan lebih banyak kontribusi kepada bangsa dan negara. Kami berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor kendaraan-kendaraan bermerek Toyota. Selain itu kami ingin mengembangkan industri otomotif Indonesia lebih baik lagi melalui penanaman investasi dalam menyongsong era mobil listrik,” kata Warih.

Posisi Toyota Indonesia sebagai salah satu basis produksi dan ekspor global Toyota di kawasan Asia Pasifik memungkinkan Toyota Indonesia untuk berkontribusi dalam tiga hal. Pertama, pada upaya substitusi impor melalui produksi lokal untuk pasar dalam negeri dan penciptaan potensi pasar ekspor. Sebanyak lebih dari 90% volume penjualan produk kendaraan bermerek Toyota di Indonesia merupakan produk buatan dalam negeri yang diproduksi oleh putra-putri bangsa Indonesia. 

Kedua, kontribusi pada kinerja ekspor otomotif. Produksi kendaraan lokal ini juga dipasarkan ke pasar global, tepatnya ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, dan Timur Tengah, sehingga produksi lokal kendaraan bermerek Toyota menyumbang lebih dari 80% total ekspor kendaraan utuh  dari Indonesia.

Ketiga, sebagai jembatan bagi pemasok komponen kendaraan lokal untuk dapat menembus pasar ekspor. Tingginya tingkat kandungan dalam negeri produk-produk Toyota yang saat ini mencapai 75% hingga 94% menandakan bahwa hanya sebagian kecil dari komponen kendaraan bermerek Toyota yang menggunakan material impor. Hal ini juga memberi sumbangsih pada penguatan pengembangan industri komponen lokal di Indonesia. 

Lebih dari 1 Juta Ekspor Kendaraan Utuh

Sejarah ekspor mobil Toyota dari Indonesia diawali ekspor perdana 50 unit Toyota Kijang dalam keadaan utuh (Completely Built Up) ke Brunei pada 1987. Momentum terbaik kegiatan ekspor Toyota dimulai sejak berjalannya proyek Innovative International Multi-purpose Vehicle di tahun 2004. Posisi strategis sebagai basis produksi Kijang Innova, memberikan peluang yang besar bagi Toyota Indonesia untuk memperluas penetrasi ke pasar global selain memenuhi kebutuhan pasar domestik. Sejak saat itulah, volume ekspor Toyota Indonesia meningkat menjadi sekitar 7.000 unit per tahun.

“Keberhasilan ekspor Kijang Innova ini membuka jalan bagi model-model CBU bermerek Toyota lainnya yaitu Fortuner, Vios, Yaris, Sienta, Avanza, Rush, Agya, Town Ace/ Lite Ace baik yang diproduksi di fasilitas manufaktur TMMIN maupun di PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai bagian dari grup Toyota di Indonesia untuk juga dapat merambah pasar global melalui upaya-upaya ekspansi ekspor,” ungkap Wakil Presiden Direktur TMMIN, Edward Otto Kanter. 

Sejak pengapalan perdana hingga September 2018, total volume kendaraan utuh bermerek Toyota yang telah diekspor ke mancanegara adalah lebih dari 1,4 juta unit. Tidak hanya berupa kendaraan utuh, Toyota juga mengekspor kendaraan terurai (Completely Knock Down/CKD), mesin utuh tipe TR dan NR, komponen kendaraan serta alat bantu produksi berupa die (alat bantu dalam proses pengepresan) dan jig (alat bantu dalam proses pengelasan) yang sekaligus menunjukan tingkat kedalaman industri TMMIN.

Konsistensi Toyota Indonesia dalam menjalankan aktivitas ekspor ini telah mendapatkan pengakuan dari pemerintah Indonesia dengan dianugerahkannya penghargaan Primaniyarta kategori Eksportir Berkinerja di tahun 2008, 2010, 2011, dan berturut-turut sejak tahun 2013 hingga tahun 2018. 

Toyota Indonesia telah hadir selama hampir 50 tahun untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia. Sesuai dengan semangat Toyota Berbagi (Bersama Membangun Indonesia), Toyota berkomitmen kuat untuk menyediakan produk dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, menjadi bagian dari perkembangan industri otomotif nasional, serta berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.(*)

Important Milestones for Toyota Exports:

Tahun Kegiatan Negara Tujuan
1987 Kegiatan ekspor perdana TMMIN (Kijang generasi ke-3) Brunei Darussalam
1988 Ekspor perdana mesin tipe 5K Jepang
1988 Ekspor perdana Kijang Pick Up Papua Nugini
1996 Ekspor perdana mesin tipe 7K Taiwan, Filipina
2004 Ekspor perdana Kijang Innova dan Avanza Asia
  The first export of engine type TR America latin
2005 Perluasan ekspor Kijang Innova Timur Tengah
2006 Ekspor perdana Fortuner Timur Tengah
2007 Ekspor perdana Rush Malaysia
2008 Ekspor perdana Town Ace & Lite Ace Jepang
2010 Ekspor perdana mesin etanol Argentina
2014 Ekspor perdana sedan Vios dalam jumlah signifikan Timur Tengah
  Ekspor perdana Agya Filipina
2016 Ekspor perdana Sienta dan mesin tipe NR Asia

Risalah  PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Lokasi Jakarta Utara, Indonesia
Didirikan April 1971 (awal didirikan bernama  PT. Toyota-Astra Motor)
President Warih Andang Tjahjono
Komposisi Saham Toyota Motor Corporation (95%), PT. Astra International (5%)


Informasi Pabrik PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Pabrik Karawang Plant 1 Karawang Plant 2 Karawang Plant 3 Sunter Plant 1 Sunter Plant 2
Lokasi Karawang, Indonesia

Karawang, Indonesia

Karawang, Indonesia Jakarta Utara, Indonesia Jakarta Utara, Indonesia
Mulai Produksi 1998 2013 2016 1973 1977
Produk

Kijang Innova,Fortuner

Vios, Yaris, Sienta

Mesin tipe NR(bensin,ethanol)

Mesin tipe TR(bensin,ethanol)

Stamping parts/dies; castings

Kapasitas Produk

(Tahunan) 

130,000 unit 120,000 unit 216,000 unit

Mesin : 195,000 unit; Iron castings:  12,000 ton

 

RELATED NEWS