Toyota Motor Manufacturing Indonesia

19 March 2019

Pendidikan Vokasi Gerbang Utama Ciptakan Daya Saing Industri

Vocational Education as The Main Gate to Create an Industrial Competitivene

Sukabumi, Jawa Barat – Toyota Indonesia konsisten memberikan dukungan terhadap program pemerintah dalam mengembangkan kompetensi SDM. Pemerintah RI melalui Kementerian Perindusrian telah melakukan serangkaian program pendidikan vokasi industri di wilayah Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat. Hari ini, Toyota Indonesia kembali menghibahkan 5 mobil dan 5 mesin sebagai alat bantu praktikum pendidikan kepada 5 SMK binaan Toyota. Secara total, Toyota Indonesia telah menyumbangkan 25 unit kendaraan dan 25 unit mesin dalam mendukung rangkaian program vokasi pendidikan ini. Toyota juga memberikan kontribusinya kepada para pengajar melalui penyerahan simbolik sertifikasi “Peningkatan Profesionalitas Guru” kepada 30 guru dari 6 SMK yang menjadi sekolah binaan Toyota di Jawa Barat. 

Dalam acara ini hadir Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Dirjen Industri ILMATE (Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, & Elektronika) Harjanto, dan Jajaran Manajemen Toyota Indonesia. Pengembangan vokasi untuk menghadapi revolusi industri 4.0 menjadi perhatian khusus Pemerintah Indonesia dalam mempersiapkan SDM berkualitas dalam mencapai industri dalam negeri yang berdaya saing tinggi. 

Sinergi yang kuat antara Pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci penting dalam program pendidikan  vokasi ini. Pasalnya, para stakeholder yang terlibat dalam program vokasi pendidikan dapat membantu percepatan terciptanya ekosistem yang mendukung pembentukan SDM berkualitas melalui penyediaan fasilitas-fasilitas training yang mengaplikasikan teknologi terkini serta pengembangan kurikulum yang mengacu pada perkembangan industri. Dengan demikian link and match dapat bergulir lebih cepat.

“Selain dalam bentuk fasilitas berupa hibah alat peraga pendidikan, Toyota juga turut aktif dalam revitalisasi program vokasi pendidikan dengan memberikan pelatihan bersertifikasi bagi para pengajar dan kelas budaya industri. Kedepannya, pengembangan kurikulum akan menjadi fokus kami. Kurikulum yang saat ini tersedia di Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) akan kami kembangkan untuk bisa diadopsi oleh SMK. Dengan demikian, diharapkan lulusan SMK mendapatkan pembekalan keterampilan yang kekinian sehingga dapat langsung diserap oleh dunia kerja,” ujar Bob Azam Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mewakili Manajemen Toyota Indonesia.

Tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia selama hampir 5 dekade, Toyota semakin menancapkan konsistensi dan komitmennya dalam perkembangan industri otomotif melalui berbagai rangkaian kegiatan CSR di bidang pendidikan.


RELATED NEWS