Toyota Motor Manufacturing Indonesia

07 September 2018

Toyota Indonesia Over 1 Million CBU Export Realization

Toyota Indonesia Over 1 Million CBU Export Realization

Jakarta – Toyota Indonesia merayakan pencapaian kegiatan ekspor yang sudah berlangsung selama lebih dari 30 tahun dengan mengadakan seremoni “Realisasi 1 Juta Unit Ekspor CBU”, pada tanggal 5 September 2018, di Tanjung Priok Car Terminal. Seremoni ekspor ini merupakan perayaan volume ekspor kendaraan bermerek Toyota yang telah mencapai angka lebih dari 1 juta unit sejak kegiatan ekspor perdana. Selain itu, seremoni ini merupakan suatu penanda realisasi komitmen Presiden Toyota Motor Corporation Akio Toyoda, kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, di Aicihi – Jepang, yaitu hal peningkatan investasi dan kegiatan ekspor Toyota di Indonesia.

Toyota Indonesia mengekspor berbagai macam produk otomotif diantaranya adalah kendaraan utuh (Complete Built-up Unit / CBU), kendaraan terurai (Complete Knock Down / CKD), mesin utuh tipe TR dan NR, komponen kendaraan, dan juga alat bantu produksi berupa jig (alat bantu proses pengelasan). Adapun 9 model kendaraan utuh yang diekspor oleh Toyota Indonesia ke mancanegara antara lain adalah Fortuner, Kijang Innova, Vios, Yaris, Sienta, Avanza, Rush, Agya, dan Townace/Townlite, dengan model Fortuner sebagai model Sport Utility Vehicle (SUV) penyumbang volume ekspor terbesar dengan jumlah kumulatif lebih dari 410.000 unit.

Pada tahun 2017 lalu, total volume ekspor Toyota Indonesia berhasil mencatat rekor tertinggi selama kegiatan ekspor di Indonesia, yakni 199.000 unit per tahun. Konsistensi Toyota Indonesia dalam melakukan kegiatan aktivitas ekspor berhasil mendapatkan pengakuan dari pemerintah Indonesia melalui penganugrahan penghargaan Primaniyarta dengan kategori Eksportir Berkinerja sebanyak 8 kali yaitu di tahun 2008, 2010, 2011, dan berturut-turut dari tahun 2013 hingga 2017. Dalam waktu kedepan, Toyota Indonesia berkomitmen untuk bekerjasama dengan pihak yang berkepentingan guna mendukung perkembangan industri hulu dan industri kecil dan menengah, sehingga dapat memperkuat struktur serta daya saing industri otomotif di Indonesia yang tentunya akan meningkatkan peluang ekspor otomotif di Indonesia.


RELATED NEWS