Toyota Motor Manufacturing Indonesia

29 December 2014

Toyota Indonesia Bangun Pabrik Mesin Aluminium untuk Passenger Car

Toyota Indonesia Bangun Pabrik Mesin Aluminium 
untuk Passenger Car 
Kontribusi Strategis Bagi Pengembangan Industri Otomotif 


Karawang, 25 Februari 2014– PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hari ini melakukan pemancangan tiang pertama (ground breaking) pembangunan pabrik mesin keduanya di Indonesia. Karawang Engine Plant (Pabrik Mesin Karawang) berlokasi di kawasan industri Karawang Jabar Industrial Estate (KJIE), Karawang Barat, Jawa Barat, memiliki  kapasitas produksi 216.000 per tahun. Pabrik dengan nilai investasi sebesar Rp 2,3 triliun dan ditahap awal akan menyerap lebih dari 600 tenaga kerja baru ini, dibangun berdekatan dengan fasilitas perakitan Toyota yang sudah ada sebelumnya, Karawang Plant I dan Plant II yang berada di Kawasan Industri Karawang International Industrial City (KIIC).

Acara pemancangan tiang pertama ini dihadiri oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, M.S. Hidayat, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Mahendra Siregar, Minister of Japan Embassy in Indonesia, Ushio Shigeru, Managing Officer Toyota Motor Corporation dan Presiden Komisaris TMMIN & TAM (Toyota-Astra Motor), Hiroyuki Fukui. 

“Pembangunan pabrik baru ini adalah wujud komitmen untuk terus-menerus memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui peningkatkan aktivitas produksi, pendalaman industri otomotif, ekspor, distribusi dan layanan pelanggan di Indonesia. Selain itu Toyota juga selalu mengembangkan produk-produk yang melebihi ekspektasi pelanggan seiring dengan semangat untuk berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan industri otomotif Indonesia”, ujar Masahiro Nonami, Presiden Direktur TMMIN.

 

Pengembangan Mesin Toyota di Indonesia
Untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan penggunaan komponen lokal, Toyota mendirikan sebuah pabrik mesin di tahun 1982 yang berlokasi di area Sunter Jakarta. Pabrik ini memproduksi mesin 5K dengan tingkat kandungan lokal sebesar 12% yang digunakan oleh model Kijang Generasi Pertama.

Sesuai dengan perkembangan model Kijang, kinerja mesin berbasis metal ini juga terus ditingkatkan. Penyempurnaan mesin 5K menghasilkan mesin seri 7K dengan tingkat kandungan lokal sebesar 25% yang digunakan Kijang Kapsul atau Kijang Generasi ke IV.

Sejalan dengan peluncuran proyek IMV* di tahun 2004, Toyota Indonesia dipercaya menjadi basis produksi model tersebut termasuk basis produksi mesin bensin tipe TR. Mesin tipe TR ini menjadi andalan bagi Toyota seperti Kijang Innova, Fortuner dan juga Hilux.

Selain untuk memenuhi kebutuhan produksi di dalam negeri, mesin TR dari pabrik Sunter 1 Jakarta Utara yang telah memiliki tingkat kandungan lokal sebesar 60% juga ekspor ke 12 negara di kawasan Asia, Timur Tengah, Amerika Latin serta Afrika. 

TMMIN berkomitmen untuk selalu meningkatkan kandungan lokal produk-produknya. Mesin berbahan baku aluminium untuk kendaraan penumpang (passenger car) yang akan diproduksi di pabrik baru ini nantinya diharapkan dapat mencapai tingkat kandungan lokal sekitar 80%.

 

Modern dan Ramah Lingkungan

Karawang Engine Plant ini didisain sebagai pabrik modern dan ramah lingkungan dengan efisiensi yang tinggi. Menggunakan konsep Through Line, pabrik ini menyatukan 3 proses dalam pembuatan mesin yaitu casting (pengecoran), machining, dan assembling (perakitan) di dalam satu gedung. “Ini merupakan pabrik pertama Toyota di luar Jepang yang menggunakan  konsep Through Line,” kata Warih Andang Tjahjono, Vice President Director TMMIN.

Pada umumnya, tiga tahapan proses produksi mesin dilakukan pada 3 lokasi berbeda. Namun dengan konsep Through Line, ketiga proses tersebut dilakukan di bawah satu atap, sehingga mampu meningkatkan efisiensi terutama dari sisi logistik dibandingkan proses produksi mesin yang ada selama ini.

Untuk menunjang sebagai pabrik ramah lingkungan, Karawang Engine Plant juga menerapkan prinsip CBC (Clean, Bright, Comfort). Dengan konsep CBC, penggunaan lampu listrik akan diminimalisasi dengan mendisain gedung yang lebih banyak menyerap sinar matahari. Bangunan pabrik juga dirancang sedemikian rupa agar aliran udara secara natural masuk lebih banyak sehingga mengurangi penggunaan pendingin ruangan atau kipas udara di dalam pabrik. Keseluruhan konsep pabrik ini selain ditujukan untuk meningkatkan efisiensi juga untuk meningkatkan ergonomi dan kenyamanan karyawan dalam bekerja.

 

Pengembangan Sumber Daya Manusia
Selain mempersiapkan fasilitas produksi, TMMIN juga akan menyiapkan fasilitas pelatihan (learning center) bagi sumber daya manusia yang akan mengoperasikan pabrik ini nantinya. “Kualifikasi tenaga kerja untuk pabrik mesin ini membutuhkan keahlian khusus karena proses kerja sangat erat kaitanya dengan tingkat presisi yang akurat. Oleh karena itu sejak awal harus sudah disiapkan. Ini juga sesuai dengan konsep dan semangat Toyota Indonesia yaitu we build the people before build the products,” kata Warih.

Learning Center ini akan dibangun berbarengan dengan pabrik mesin Karawang. Pusat Pelatihan yang ini nantinya tidak hanya diperuntukan bagi internal Toyota, tetapi bisa juga dipergunakan oleh para supplier dan stakeholder yang terkait dalam rantai produksi Toyota.

 

Risalah  PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia

 Lokasi Kantor  Pusat  Jakarta Utara, Indonesia
 Pendirian  April 1971 (berdiri dengan nama PT. Toyota-Astra Motor, berubah menjadi PT  Toyota Motor Manufacturing Indonesia setelah restrukturisasi organisasi pada  tahun 2003)
 Presiden  Direktur  Masahiro Nonami
 Pemegang Saham  Toyota Motor Corporation (95%), PT. Astra International (5%)
 Karyawan     7.680 orang (per Januari 2013)

 

Risalah Pabrik-Pabrik PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia

 Pabrik Karawang 1    Karawang 2     Pabrik Mesin Karawang Sunter 1  Sunter 2
 Lokasi Karawang, Jawa Barat Jakarta Utara
 Mulai Beroperasi  1998  2013  Awal tahun 2016  1973 1977
 Produksi  Kijang  Innova;
 Fortuner
 Etios Valco,
 The All New Vios & Limo (New  Yaris 1.5L: mulai 2014)    
 Mesin aluminium untuk  passenger car       Mesin bensin tipe TR untuk IMV;   komponen kendaraan untuk ekspor    Stamping parts/dies; iron castings
 Kapasitas  (produksi  per  tahun)  130,000 unit     120,000 unit (awal tahun 2014)   216,000 unit      Mesin : 195,000 unit;
 Iron castings:  12,000  ton

 

*Innovative International Multipurpose Vehicle- Seri kendaraan “Hilux” (tiga model truk pick-up), “Innova” (minivan) “Fortuner” (SUV).

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi :
Jufri/Willy/Nia
Public Relations Department
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia 
Tel    : (021) 651 5551 ext. 2727
Fax    : (021) 652 1587
E-mail    : anthony@toyota.co.id; willy.keraf@toyota.co.id; ratna.kurniasari@toyota.co.id


RELATED NEWS