Toyota Motor Manufacturing Indonesia

05 December 2018

Siapkan Rantai Pasok Songsong Revolusi Industri 4.0 Toyota Galakkan Program

Preparing the Supply Chain for the Industrial Revolution 4.0 Toyota Promote

Karawang – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hari ini bersama dengan 130 pemasok lokal lapis ke-1 dan lapis ke-2 menutup pelaksanaan Toyota Production System (TPS) Jishuken ke-11 dengan menyelenggarakan TPS Lecture and Sharing Session di Hotel Resinda – Karawang. TPS Jishuken merupakan sebuah program yang bertujuan untuk transfer keahlian dan ketrampilan dari Toyota kepada para pemasok. Program ini merupakan salah satu upaya Toyota untuk mempersiapkan rantai pasok dalam menyongsong industri 4.0 yang saat ini tengah menjadi fokus perhatian pemerintah. Pada akhirnya program ini diharapkan dapat memberi kontribusi nyata dalam memperkuat daya saing industri otomotif nasional

“Toyota Indonesia menjalankan kemitraan yang erat dengan pemasok lokal agar dapat bersama-sama tumbuh dan meningkatkan kualitas untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Kemitraan ini didedikasikan untuk membangun pemasok melalui transfer keahlian yang mengutamakan pada pengembangan sumber daya manusia yang handal dengan keterampilan level global dalam menyambut era revolusi industri 4.0. TMMIN juga merangkul pemasok lapis ke-1 untuk mentransfer pengetahuan ini ke pemasok-pemasok mereka sehingga efek domino dapat tercapai. Harapannya, bersama-sama kami dapat berkontribusi pada peningkatan daya saing industri otomotif Indonesia sehingga dapat menjadi pilihan terbaik bagi konsumen dalam negeri dan di pasar ekspor,” ujar Wakil Presiden Direktur TMMIN Edward Otto Kanter

Istilah Jishuken diambil dari 2 kata dalam bahasa Jepang, yaitu Jishu dan Kenkyu yang berarti self-independent investigation atau kemampuan untuk melakukan investigasi permasalahan dan membuat rencana serta aktivitas perbaikannya secara mandiri. Jishuken itu sendiri merupakan salah satu bentuk pelatihan untuk menjamin proses transfer ketrampilan serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilakukan oleh Toyota kepada seluruh pemasok lokal di Indonesia, khususnya mengenai pelaksanaan sistem produksi Toyota (TPS).

Aktivitas TPS Jishuken diperkenalkan pertama kali pada tahun 2007, dan hingga penyelenggaraannya yang ke-11 telah melakukan aktivitas pengenalan TPS serta pengembangan 18 TPS Leader dari 17 perusahaan pemasok lokal lapis ke-1 yang akan melakukan penularan lebih luas atas konsep TPS baik di perusahaan masing-masing maupun di perusahaan-perusahaan pemasok lokal lapis ke-2. Kedepannya diharapkan sebanyak 40 perusahaan pemasok lokal lapis 1 akan terlibat aktif dalam program TPS Jishuken untuk menciptakan 40 TPS Leader.

“Aktivitas TPS Jishuken selalu kami tutup dengan aktivitas berbagi pengalaman sehingga kami bisa bersama-sama saling belajar dan mengimplementasikan praktik-praktik terbaik sesuai dengan semangat terus-menerus berkembang dengan terobosan-terobosan dan inovasi baru,” tambah Edward.

Memperkuat Rantai Pasok Otomotif

Sebagai bagian dari komitmen Toyota Indonesia untuk berkontribusi pada pengembangan industri otomotif di Indonesia, TMMIN mendorong pemasok lokal lapis-1 yang telah mengikuti dan memiliki pengajar berstandar Toyota untuk menularkan kepada pemasok-pemasok di lapis berikutnya yang tidak dapat dijangkau langsung oleh operasi bisnis TMMIN. Sehingga pada tahun 2014, atas prakarsa Indonesian Automotive Industrial People Development (IAIPD), yang merupakan paguyuban bagi perusahaan-perusahaan rantai pasok otomotif lapis 1 TMMIN, diluncurkan program “Tier-2 Trainer Development” di bawah mandat Institute Otomotif Indonesia (IOI). 

Pada bulan Juli lalu, IAIPD menyelesaikan siklus ke-3 program yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan sumber daya manusia dalam bidang Manajemen Produksi di perusahaan-perusahaan rantai pasok otomotif lapis ke-2. Dalam program ini, IAIPD, menularkan ilmu dan pengalaman yang mereka terima dari TMMIN dengan membentuk pengajar-pengajar sesuai standar Toyota di Indonesia. Sebanyak 37 pengajar baru bergelar “Trainer” dari perusahaan otomotif lapis ke-2 menerima Sertifikat dari IAIPD.

Toyota berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat Indonesia sesuai dengan semangat Toyota Berbagi (Bersama Membangun Indonesia) melalui kegiatan sosial kemasyarakatan di bidang pendidikan untuk membangun SDM Indonesia.  Berbagai upaya telah dilakukan, mulai program Toyota Eco Youth (TEY), Yayasan Toyota & Astra (YTA) hingga kuliah umum TPS dan Lean Manufacturing Lab di beberapa universitas (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 


RELATED NEWS