Toyota Motor Manufacturing Indonesia

29 December 2014

Konsistensi Toyota Indonesia Merambah Pasar Global

Konsistensi Toyota Indonesia Merambah Pasar Global
- Volume Ekspor CBU Kuartal Pertama 2014 Meningkat 6%-

 

Jakarta, 6 Mei 2014 – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hari ini mengumumkan pencapaian volume ekspor pada triwulan pertama tahun 2014. Ekspor kendaraan utuh atau CBU (Complete Build Up) mencatatkan angka sebesar 33.327 unit atau meningkat sekitar 6% dibandingkan total ekspor kendaraan roda empat bermerek Toyota di periode yang sama tahun 2013 yang berjumlah 31.501 unit.

Porsi terbesar ekspor Toyota disumbangkan oleh Fortuner sebanyak 11.996 unit. Kendaraan Kebanggaan keluarga Indonesia, Kijang Innova menyumbangkan angka sebanyak 3.843 unit. Sedan Vios menjadi andalan baru untuk model ekspor Toyota. Kendaraan yang baru saja dilakukan selebrasi pengapalan perdananya di bulan Maret 2014 lalu ini telah mencatatkan volume ekspor sebesar 2.861 unit. Model lainnya yang juga diekspor yaitu Avanza, Yaris, Rush dan Town Ace membukukan angka sebanyak 14.627 unit untuk keempat model tersebut.

“Toyota Indonesia sudah mengekspor lebih dari 33.000 unit kendaraan berbagai tipe pada kuartal pertama tahun 2014. Berdasarkan data Gaikindo, total volume eskpor kendaraan Indonesia kuartal pertama tahun 2013 adalah sebesar 44.645 unit. Ini artinya sekitar lebih dari 70% dari total volume ekspor kendaraan roda empat Indonesia disumbangkan oleh Toyota Indonesia”, ungkap Warih Andang Tjahjono – Wakil Presiden Direktur TMMIN.

Ekspor CKD, Mesin dan Komponen
Selain mengekspor kendaraan utuh, TMMIN juga mengekspor kendaraan setengah jadi atau CKD (Complete Knock Down), komponen kendaraan, mesin bensin utuh tipe TR untuk seri kendaraan IMV* dan juga komponen mesin berupa cylinder head ke mancanegara. Sepanjang kuartal pertama tahun 2014, Toyota telah mengekspor 9.580 unit CKD ke 6 negara. Lebih dari 15 juta buah komponen telah diekspor Toyota ke 16 negara. Mesin utuh yang diekspor ke 12 negara sepanjang bulan Januari sampai Maret berjumlah 16.326 unit. Toyota juga mengekspor komponen mesin berupa cylinder head ke Thailand dengan volume sebesar 39.757 unit sepanjang kuartal pertama 2014.

Toyota memulai aktivitas ekspor perdananya pada tahun 1987. Saat itu Kijang Super atau Kijang Generasi ke-3 yang menjadi andalan ekspor Toyota. Masih dalam jumlah yang sedikit, sekitar 50 unit, Kijang secara perdana meluncur di pasar dunia dengan tujuan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.

Saat ini lebih dari 70 negara di kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika, dan Kepulauan Karibia menjadi daerah tujuan ekspor Toyota.


Upaya Peningkatan Ekspor Toyota
Toyota memiliki komitmen yang kuat untuk dapat secara aktif memberikan kontribusi positif kepada bangsa Indonesia salah satunya melalui peningkatan ekspor. Untuk dapat terus mengembangkan aktivitas ekspor, Toyota melakukan berbagai upaya antara lain dengan penambahan kapasitas produksi dengan penanaman investasi, produk yang kompetitif serta pengiriman tepat waktu.

“Ada tiga hal yang menjadi kunci utama bagi Toyota untuk dapat terus meningkatkan kinerja ekspor yaitu penambahan kapasitas produksi, produk yang kompetitif dan pengiriman tepat waktu”, ungkap Warih Andang Tjahjono.

Demi memenuhi permintaan konsumen di dalam maupun luar negeri, Toyota telah menanamkan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi. Penanaman investasi ini antara lain untuk menambah kapasitas produksi pabrik Karawang I dari 110.000 unit per tahun menjadi 130.000 unit per tahun mulai pertengahan tahun 2013. Selain itu, Toyota juga telah merealisasikan investasi pembangunan pabrik Karawang II yang telah beroperasi di awal tahun 2013 dengan kapasitas produksi sebesar 120.000 unit per tahun. Dari pabrik inilah sedan Vios yang menjadi andalan baru model ekspor Toyota diproduksi. Di awal tahun 2014 Toyota juga telah memulai pembangunan pabrik mesin Karawang yang akan mulai beroperasi di tahun 2016 dengan kapasitas produksi sebesar 216.000 unit per tahun. Pabrik mesin ini memiliki orientasi pada pasar ekspor. Direncanakan lebih dari 50% hasil produksi mesin di pabrik tersebut akan dialokasikan bagi pemenuhan pasar ekspor.

Upaya berikutnya adalah memberikan produk yang kompetitif berstandar kualitas global dan memiliki tingkat kandungan lokal yang tinggi. Peningkatan signifikan jumlah negara tujuan ekspor Toyota sejak tahun 2004 atau sejak dimulainya proyek IMV menjadi salah satu bukti bahwa kualitas kendaraan buatan putra-putri bangsa Indonesia diminati dan sesuai dengan kebutuhan konsumen di pasar global. Produk-produk andalan ekspor Toyota seperti Kijang Innova dan Fortuner juga telah menyabet berbagai penghargaan dari institusi dalam maupun luar negeri, melengkapi kepercayaan diri Toyota sebagai produsen dengan kualitas kendaraan yang prima.

Tingginya tingkat lokalisasi mengurangi ketergantungan Toyota terhadap pemasok asing serta menjaga harga kendaraan dari dampak fluktuasi nilai tukar mata uang. Sebagai basis produksi dan ekspor, peningkatan kandungan lokal menjadi salah satu keharusan bagi Toyota untuk menjaga daya saing produk-produk ekspornya. Kijang Innova memiliki kandungan lokal sebesar 80%, Fortuner 60%, Vios dan Yaris 60%. Toyota terus berupaya untuk terus meningkatkan rasio kandungan lokal kendaraan hingga mencapai 90% di masa mendatang.

Poin selanjutnya yang tidak kalah penting adalah pengiriman tepat waktu. Hal ini sangat erat kaitannya dengan kepuasan pelanggan sehingga selalu menjadi semangat Toyota untuk dapat
memberikan pelayanan maksimal. Toyota bekerjasama dengan pemerintah dalam penyediaan infrasturktur. Salah satu yang telah terwujud adalah perluasan area penyimpanan kendaraan utuh atau CBU stock yard di Tanjung Priok Car Terminal (TPT). Berkat dukungan pemerintah, area CBU stock yard TPT meningkat signifikan dari yang sebelumnya hanya sekitar 73.000 meter persegi di tahun 2008, menjadi lebih dari 130.000 meter persegi di tahun 2013 seiring dengan peningkatan aktivitas ekspor Toyota. Lahan seluas lebih dari 130.000 meter persegi tersebut memiliki kapasitas tampung maksimal sekitar 8.000 unit kendaraan.

Selain tersedianya infrastuktur yang memadai, sistem logistik Toyota memiliki peran penting demi menjaga pengiriman produk ekspor tetap tepat waktu. Kekuatan sistem logistik Toyota didukung oleh tiga area yaitu man, method, dan machine. Di area “man”, sesuai dengan filosofi “develop people before develop product”, Toyota mempersiapkan sumber daya manusia yang terlatih terutama dalam menangani sistem logistik. Di area “method”, sistem logistik Toyota dirancang untuk mengurangi hal-hal yang tidak memiliki nilai tambah dengan penerapan standardisasi, key performance indicator (indikator kinerja utama) dan manajemen harian yang terpadu. Di area “machine”, Toyota selalu melakukan perbaikan seperti penggunaan barcode dan komputerisasi dalam pendataan kendaraan untuk menghindari kesalahan pengiriman unit. Pengelompokan kendaraan dan produk ekspor lainnya sesuai dengan destinasi meningkatkan efisiensi dalam pendataan serta pengecekan kendaraan sebelum dilakukan pengiriman.

“Keseluruhan upaya ini kami lakukan untuk memperkuat peran Toyota sebagai basis ekspor. Kedepannya kami bercita-cita untuk menjadi “export hub” (pusat ekspor) kendaraan terutama ke negara-negara Timur Tengah”, ungkap Warih.

Toyota berkomitmen untuk terus-menerus memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui peningkatkan aktivitas produksi, ekspor, distribusi dan layanan pelanggan di Indonesia. Selain itu Toyota juga selalu mengembangkan produk-produk yang melebihi ekspektasi pelanggan seiring dengan semangat untuk berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan industri otomotif Indonesia.

 

Risalah  PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia

 Kantor Pusat  Jakarta Utara, Indonesia
 Pendirian  12 April 1971 (Didirikan pertama kali dengan nama PT. Toyota-Astra  Motor)
 Presiden Direktur  Masahiro Nonami
 Pemegang Saham  Toyota Motor Corporation (95%), PT. Astra International (5%)
 Karyawan     7.680 orang (per Januari 2014)

 

Risalah Pabrik-Pabrik PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia

 Pabrik Pabrik Karawang 1     Pabrik Karawang 2     Pabrik Mesin Baru Pabrik Sunter 1  Pabrik Sunter 2
 Lokasi Karawang, Indonesia Jakarta Utara, Indonesia

Mulai Beroperasi
 1998  2013  Semester 1 2016  1973 1977
 Produk  Kijang Innova;
 Fortuner
 Etios Valco,
 The All New Vios & Limo; The All  New Yaris 1.5L
 Mesin kendaraan  penumpang  Mesin bensin tipe TR  untuk IMV  Stamping parts/dies; iron  castings
 Kapasitas produksi  tahunan  130,000 unit     120,000 unit      216,000 unit      Mesin : 195,000 unit;
 Iron castings:  12,000  ton

 

Negara Tujuan Ekspor Toyota – Lebih dari 70 negara destinasi ekspor

PRODUK     NEGARA TUJUAN
 CBU
 
 Kijang  Innova  Thailand, Brunei, Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Oman, Kuwait, Bahrain, Qatar, Africa Selatan, America Latin,  Carribean
 Fortuner  Qatar, U.A.E, Saudi Arabia, Jordanian, Lebanon, Syria, Oman, Kuwait, Bahrain, Yemen, Filipina, Nigeria, Ghana,  America Latin, Carribean
 Vios    UAE, Jordan, Bahrain, Lebanon, Qatar, Yemen, Saudi Arabia, Kuwait, Oman
 Yaris  Malaysia, Brunei, Singapore
 Avanza  Thailand, Brunei, South Africa, Mexico, Filipina, Syria, Egypt, Sri-Lanka, Bangladesh, Nepal, Jordanian, Lebanon,  Tahiti, Nigeria, Mozambique, Kenya, Angola, Madagascar, Mauritius, West Africa, Pakistan, Fiji, Zimbabwe, Malawi,  Zambia, Seychelles
 Rush  Malaysia
 Town  Ace    Japan
 CKD       Filipina, Malaysia, Vietnam, Venezuela, Egypt, Kazakhstan
 Component  Filipina, Malaysia, Vietnam, Thailand, Japan, Taiwan, China, India, Pakistan, Kazakhstan, Australia, Africa Selatan,  Egypt, Brazil, Venezuela, Argentina
 Engine    Complete  Argentina, Egypt, India, Malaysia, Pakistan, Filipina, Africa Selatan, Thailand, Taiwan, Venezuela, Vietnam,  Kazakhstan  
 Cyl.  Head  Thailand

*Innovative International Multi-purpose Vehicle; seri kendaraan ”Hi-Lux” (3 tipe truk pick-up), ”Fortuner” (SUV) dan ”Kijang Innova” (MPV)


Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Nia/Willy/Jufri
Public Relations Department
External Affairs Division

PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia
Tel : (021) 651 5551 ext. 2727/2728
Fax : (021) 652 1587
E-mail : ratna.kurniasari@toyota.co.id; willy.keraf@toyota.co.id; anthony@toyota.co.id


RELATED NEWS